Tampilkan postingan dengan label hobby. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hobby. Tampilkan semua postingan

MEMELIHARA IKAN HIAS YDORAS


MEMELIHARA IKAN HIAS YDORAS

1. Pendahuluan

Corydoras merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang banyak diminati pecinta ikan hias dan mempunyai peluang ekspor. Selain digunakan sebagai ikan hias air tawar, juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan kosmetik di negara maju.

Walaupun ikan ini berasal dari Amerika Selatan, tetapi sejak lama telah berhasil dibudidayakan di Indonesia. Ikan ini dikenal mudah pembudidayaannya.

2. Ciri Morfologi

Bentuk tubuh pendek dan gemuk, punggung lebih melengkung dibandingkan dengan perut, kedua sisi ikan dilengkapi dengan lempengan seperti tulang yang tersusun dalam dua baris, mempunyai dua pasang kumis yang terletak di rahang atas dan rahang bawah serta ukuran tubuh dapat mencapai 12 cm.

Ikan Corydoras dapat dibudidayakan di kolam yang kandungan oksigen di dalam airnya rendah. Kondisi lingkungan cocok untuk jenis ikan ini adalah: pH 6-8, suhu 21.5-28 O C.

3. Prasarana dan Sarana

Dalam pemeliharaan ikan Corydoras diperlukan sarana berupa bahan dan alat, yaitu :

a. Induk ikan Corydoras betina dan jantan

b. Wadah pemeliharaan berupa :

~ Bak pemeliharaan induk jantan dan betina secara masal, sekaligus sebagai tempat pemijahan, atau akuarium yang berukuran 60x40x40 cm.

~ Bak pemeliharaan larva dan benih secara masal

c. Pakan

~ Pakan induk berupa cacing tubifex atau Chironomous serta jentik nyamuk.

~ Pakan larva berupa nauplii artemia

~ Pakan untuk pembesaran ikan Corydoras hingga siap dipasarkan adalah cacing tubifex

4. Kegiatan Operasional

4.1 Pemeliharaan Induk

Ikan Corydoras mulai dapat dipijahkan minimal pada umur delapan bulan. Pakan yang terbaik diberikan pada masa pemeliharaan induk adalah pakan yang banyak mengandung zat chitin seperti larva nyamuk yang baik untuk perkembangan telur. Selain itu karena Corydoras bersifat 'bottom feeder' maka ikan ini lebih responsif pada jenis makanan seperti cacing tubifex atau chironomus.

Cara termudah untuk membedakan jenis kelamin adalah dengan melihat bentuk tubuh. Ikan jantan mempunyai bentuk tubuh seperti terpedo, bagian dari belakang insang meruncing hingga ke ekor. Tubuh lebih langsing dan ukurannya lebih kecil daripada betina, dan sirip dorsal ikan jantan terlihat lebih runcing. Tubuh ikan betina berukuran lebih besar dibandingkan dengan ikan jantan, dan perutnya yang tampak membundar berisi telur.

4.2. Pemijahan

Pemijahan dilakukan secara masal di bak semen, bak fiber atau akuarium dengan perbandingan induk betina : jantan l : 2 atau 1:1. Penggantian air dilakukan setiap hari, untuk menjaga kualitas air media pemijahan.

Corydoras mempunyai tipe bertelur dengan menempelkan telurnya pada suatu substrat yaitu : lempengan kaca, potongan paralon (PVC), ubin keramik atau lempengan batu.

Ikan Corydoras mengeluarkan telurnya secara parsial, sehingga setiap hari dapat ditemukan substrat yang ditempeli telur. Setiap induk mampu menghasilkan 200-350 butir telur. Selanjutnya substrat yang dipasang diambil untuk ditetaskan pada wadah penetasan telur.

4.3. Penetasan telur

Telur yang menempel pada substrat selanjutnya ditetaskan di dalam akuarium . Telur akan menetas dalam waktu enam hari. Selama penetasan telur, media pemeliharaan diberi obat anti jamur antara lain methylene blue 0.1 ppm. Derajat penetasan telur berkisar 60-70%. Larva ikan Corydoras dipelihara di akuarium tersebut sampai berumur tujuh hari dengan pemberian pakan berupa nauplius artemia.

4.4. Tahap Pemeliharaan

Pemeliharaan dilakukan pada wadah berupa fiber glass atau bak semen sampai ukuran S (Small=kecil) dengan padat penebaran 20-30 ekor/liter. Selama satu Bulan mencapai ukuran M (Medium=sedang) yaitu dengan padat penebaran 10-15/liter dan siap untuk dipasarkan.

Pemeliharaan selanjutnya lebih diarahkan ke pengadaan calon induk, karena biasanya pada ukuran L (Large=besar) permintaan pasar cenderung menurun. Padat penebaran pada masa pemeliharaan dari ukuran M ke ukuran L adalah 5 ekor/liter.

Pakan yang diberikan selama pemeliharaan ikan sampai siap dipasarkan berupa cacing tubifex.

4.5. Pengelolaan Kesehatan Ikan

Beberapa jenis parasit yang sering menyerang ikan Corydoras ini adalah : Trichodina sp, Epistylis, Glossatella sp dan Chillodonella sp. Sedangkan bakteri yang menyerang biasanya merupakan infeksi sekunder yang terjadi akibat luka karena penanganan, atau serangan parasit yang mengakibatkan terjadinya luka. Jenis bakteri yang ditemukan adalah Aeromonas hydrophilla.

Pengobatan yang dilakukan untuk penyakit parasit adalah menggunakan formalin 25 ppm, garam 500 ppm. Sedangkan untuk penyakit bakterial menggunakan Oxytetracycline 10 ppm dengan cara perendaman. Read Full...

Bersepeda


Bersepeda

Bersepeda adalah sebuah kegiatan rekreasi atau olahraga, serta merupakan salah satu moda transportasi darat yang menggunakan sepeda. Banyak penggemar bersepeda yang melakukan kegiatan tersebut di berbagai macam medan, misalnya bukit-bukit, medan yang terjal maupun hanya sekedar berlomba kecepatan saja

Olahraga bersepeda profesional dinamakan balap sepeda. Orang yang mempergunakan sepeda sebagai moda transportasi rutin juga dapat disebut komuter. Penggunaan sepeda sebagai moda transportasi rutin tidak hanya dilakukan oleh pekerja yang bekerja di sektor non-formal, tetapi juga dilakukan oleh pekerja yang bekerja di sektor formal.

Para pekerja di sektor formal yang menggunakan sepeda sebagai moda transportasi rutin ini sebagian besar tergabung dalam komunitas pekerja bersepeda atau yang dikenal dengan nama Bike To Work Indonesia (B2W Indonesia).

Bersepeda merupakan metode paling efisien dalam penggunaan kalori. Dan akan lebih efisien lagi jika menggunakan berbagai konsep fisika.  Di  banyak tempat, sepeda memang bukan transportasi utama, tetapi kendaraan yang  dibuat pertama kali oleh Krikpatrick Macmillan tahun 1839 ini, sering digunakan  untuk  berolahraga.  Efisiensinya  membakar kalori memang paling efisien,  termasuk  jika  dibandingkan  dengan  berjalan  kaki  (gambar 1). Olahraga  bersepeda dapat dilakukan secara lebih efisien dengan menggunakan berbagai konsep fisika.  Dalam olahraga bersepeda, kita akan mengalami empat gaya utama: gaya angin, gaya  hambat  udara, gaya gesekan, dan gaya gravitasi. Fred Rompelberg dari Belanda  berhasil  mengefisienkan  usaha  dari  gaya-gaya  ini  sehingga ia berhasil  memecahkan  rekor  dunia  untuk kecepatan tertinggi dengan 268,83 km/jam pada tanggal 3 Oktober 1995.


Gaya Bersepeda yang Paling Efisien

Gaya angin

Dalam bersepeda, angin yang berembus berlawanan arah dengan arah gerak si
pengendara sepeda merupakan penghambat yang sangat menjengkelkan. Energi si
pengendara akan terkuras banyak untuk melawan hambatan angin ini.
Bayangkan, untuk mempertahankan kecepatan 15 km/jam di tengah angin yang
bertiup dengan kecepatan 10 km/jam saja kita akan kehilangan sekitar 800
kalori setiap menitnya. Tetapi angin juga bisa menjadi faktor yang
mempercepat gerakan sepeda jika arah tiupan angin searah dengan arah maju
sepeda.

Gaya hambat udara (drag force)

Di samping angin yang bertiup kencang, udara sendiri dapat menjadi
penghambat bagi si pengendara sepeda. Tubuh manusia yang duduk tegak di
atas sepeda merupakan bentuk yang sangat tidak aerodinamik karena
mengacaukan aliran udara sehingga memaksakan terbentuknya dua daerah dengan
tekanan yang berbeda.

Daerah di belakang tubuh pengendara sepeda bertekanan rendah, sementara
daerah di depan tubuh bertekanan tinggi. Perbedaan tekanan ini
mengakibatkan tubuh pengendara terdorong ke arah belakang. Semakin cepat
sepeda bergerak, semakin besar gaya dorong ini. Ini mencegah si pengendara
untuk mengayuh sepeda secepat-cepatnya.

Besarnya drag force ini sebenarnya dapat diminimalisasi dengan
mengaplikasikan bentuk yang paling aerodinamik, yaitu bentuk yang
streamline (ramping) yang dapat menembus udara dengan lebih mulus. Ini
dilakukan dengan membungkukkan badan. Dalam suatu lomba bersepeda, para
atlet bukan saja beradu kekuatan untuk menjadi yang tercepat, tetapi justru

beradu teknik untuk memaksimalkan efisiensi aerodinamik yang dapat dicapai

Gaya gesekan

Dalam bersepeda, kita akan mengalami beberapa macam gaya gesekan: gaya
gesekan antara permukaan kulit dengan udara, gaya gesekan kelahar sepeda,
dan gaya gesekan antara roda dengan jalan. Gaya gesekan antara permukaan
kulit dengan udara walaupun tidak sebesar drag force kadang sangat
menjengkelkan pula. Ini dapat menjadi factor penting dalam menentukan
kemenangan seorang atlet balap sepeda.

Gesekan ini dapat dikurangi dengan menggunakan pakaian bersepeda yang tepat
(skinsuit). Bayangkan, seorang yang duduk tegak dengan pakaian biasa dapat
menaikkan kecepatannya dari 10 km/jam menjadi 20 km/jam dengan menggunakan
pakaian yang tepat dan posisi yang aerodinamik.

Gaya gravitasi

Gaya gravitasi memegang peranan penting saat pengendara sepeda melewati
bukit. Gaya ini menarik kita ke bawah. Kita harus memberikan ekstra energi
untuk melawan gravitasi ini ketika kita hendak menanjak bukit. Semakin
tajam tanjakan bukit, semakin besar energi yang dibutuhkan untuk menaiki
tanjakan ini. Namun, ketika kita menuruni bukit, gravitasi menjadi faktor
yang berguna. Gravitasi mendorong sepeda turun lebih cepat (gambar 5).

Gaya gravitasi juga dapat membuat sepeda tidak seimbang. Cobalah duduk di
atas sepeda yang diam, apa yang kita alami? Kita akan merasa tidak stabil
dan hendak jatuh, bukan? Mengapa? Gravitasilah penyebabnya. Tetapi mengapa
sepeda yang bergerak tidak jatuh?

Misalkan sepeda sedang bergerak lurus dan agak miring ke kanan. Gravitasi
akan membuat sepeda jatuh ke sebelah kanan. Agar sepeda tidak jatuh, kita
harus belokan sepeda ke kanan sedikit. Usaha ini menghasilkan gaya
sentrifugal yang akan mendorong sepeda ke kiri. Gaya sentrifugal inilah
yang mengompensasi gaya gravitasi sehingga kita tidak jadi jatuh ke kanan.
Sebaliknya jika kita hendak jatuh ke kiri, kita harus belokkan sepeda ke
kiri agar gaya sentrifugalnya ke kanan. Itu sebabnya kalau diamati,
lintasan sepeda berkelok-kelok.
Read Full...

Bulutangkis


Bulutangkis


Bulutangkis atau badminton adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang saling berlawanan.

Mirip dengan tenis, bulutangkis bertujuan memukul bola permainan ("kok" atau "shuttlecock") melewati net agar jatuh di bidang permainan lawan yang sudah ditentukan dan berusaha mencegah lawan melakukan hal yang sama.

Read Full...

Sehat dengan Membaca Buku


Menjaga kesehatan itu penting banget. Serem aja kan dengar berita tentang flu burung, flu babi, bahkan sekarang ada flu kuda lagi! Untungnya sekarang udah banyak suplemen kesehatan yang bisa bantu kita menjaga kesehatan. Selain itu kita juga bisa nambah pengetahuan dengan baca buku-buku seputar kesehatan, mulai dari cara menyusun menu sehat sesuai golongan darah, mengetahui apa saja khasiat dan manfaat apel (katanya bisa buat diet juga loh), mengetahui lebih lanjut tentang masalah demam berdarah, hingga baca buku-nya bu menteri kesehatan yang terkenal banget: Saatnya Dunia Berubah.

Read Full...

Berenang


Berenang

Berenang adalah gerakan yang dilakukan oleh manusia atau hewan sewaktu bergerak di air, dan biasanya tanpa perlengkapan buatan. Berenang bisa menjadi kegiatan rekreasi dan olahraga. Makhluk hidup berenang antara lain untuk keperluan mandi, mendinginkan suhu tubuh, sewaktu mencari ikan, atau bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya di air.

Hampir semua mamalia memiliki naluri alamiah untuk bisa berenang, termasuk di antaranya kelelawar, kanguru, tikus mondok, dan kungkang. Manusia tidak memiliki tubuh ideal untuk hidup di air, sehingga perlu dilatih sebelum bisa berenang. Sebagian besar monyet bisa berenang secara alami, termasuk bekantan, monyet pemakan kepiting, dan monyet rhesus.

Hewan yang kemungkinan tidak bisa berenang adalah jerapah, dan landak. Unggas darat bisa berenang atau mengambang untuk beberapa lama. Burung unta, kasuari, dan kura-kura bisa berenang.

Berenang untuk keperluan rekreasi dan kompetisi dilakukan orang di kolam renang. Manusia juga berenang di sungai, di danau, dan di laut sebagai bentuk rekreasi. Olahraga renang membuat tubuh sehat karena hampir semua otot tubuh dipakai sewaktu berenang.

Bernafas dengan benar ketika berenang adalah salah satu kunci untuk tidak mudah capek dalam berenang. Ini sangat mudah dipahami karena bagaimanapun juga bernafas adalah kebutuhan kita setiap saat, termasuk ketika kita sedang berenang. Bernafas sewaktu berenang bisa jadi tidak semudah bernafas dalam keadaan normal. Maklum, kita kan bukan ikan yang berinsang dan dicipta untuk hidup dalam air.

Bagaimana kita bernafas ketika berenang? Jawabannya mudah saja, do it as simple as possible. Kebanyakan perenang pemula biasanya menahan nafas (tidak bernafas) selama wajahnya berada dalam air, lalu pada saat wajahnya keluar dari permukaan air ia membuang dan menghirup nafas sekaligus. Ini adalah cara yang kurang tepat. Alasannya, waktu yang tersedia ketika wajah kita diatas permukaan air tidaklah cukup untuk melakukan dua kegiatan tersebut sekaligus: yakni membuang nafas dan menghirup nafas. Lalu bagaimana cara bernafas yang lebih tepat?

Cara yang benar sangatlah sederhana: buanglah nafas ketika wajah berada didalam air, dan hiruplah nafas ketika wajah keluar dari air. Sewaktu wajah berada didalam air, buanglah nafas melalui hidung Anda dalam bentuk gelembung-gelembung air. Beberapa perenang benar-benar tidak perlu menahan nafas sama sekali ketika wajahnya berada didalam air. Artinya, ia dengan santai membuang nafasnya selama berada didalam air, tanpa perlu menahan nafas. Namun beberapa perenang yang lainnya ada juga yang menahan nafas selama berada didalam air, namun pada timing tertentu saat masih berada didalam air ia tetap membuang nafasnya. Anda mau pilih yang mana? Saya rasa terserah Anda saja, mana yang kira-kira Anda rasakan lebih enak dan lebih enjoy. Saya sendiripun kadangkala membuang nafas secara terus-menerus (tanpa sedikitpun menahan nafas) ketika berada didalam air, namun kadangkala saya juga menahan nafas lalu sesudah itu baru membuang nafas (dalam keadaan masih berada didalam air, tepatnya beberapa saat sebelum menyembul ke atas permukaan air). Yang penting, buanglah nafas ketika masih berada didalam air, bukan ketika berada diatas permukaan air.

Adapun untuk menghirup nafas, lakukanlah dengan mulut Anda, ketika wajah Anda sedang menyembul diatas permukaan air. Ini tidak perlu Anda pusingkan karena akan berlangsung secara alami dan otomatis.

Begitulah cara bernafas yang tepat ketika berenang. Namun pada saat-saat tertentu semisal sprint gaya bebas (balapan renang gaya bebas jarak dekat 50 meter atau 100 meter), para atlet biasanya menahan nafas selama mungkin karena kecepatan mereka akan berkurang ketika mereka mengambil nafas. Baru ketika tidak kuat lagi, merekapun mengambil nafas. Adapun untuk renang jarak jauh, gunakanlah cara bernafas sebagaimana yang telah dijelaskan diatas. Selamat mencoba!

Read Full...

Bola basket



Bola basket

Bola basket adalah olahraga bola berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, bola basket mudah dipelajari karena bentuk bolanya yang besar, sehingga tidak menyulitkan pemain ketika memantulkan atau melempar bola tersebut.

Bola basket adalah salah satu olahraga yang paling digemari oleh penduduk Amerika Serikat dan penduduk di belahan bumi lainnya, antara lain di Amerika Selatan, Eropa Selatan, Lithuania, dan juga di Indonesia.

Sejarah perkembangan

Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang pastor. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang pastor asal Kanada yang mengajar di sebuah fakultas untuk para mahasiswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, harus membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin di New England.Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.

Menurut cerita, setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswanya untuk mulai memainkan permainan ciptaannya itu.

Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr. James Naismith. "Basket ball" (sebutan bagi olahraga ini dalam bahasa Inggris), adalah sebutan yang digagas oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun menjadi segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatiknya ditempatkan di seluruh cabang YMCA di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun segera dilaksanakan di kota-kota di seluruh negara bagian Amerika Serikat.

Pada awalnya,setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble,sehingga bola hanya dapat berpindah melalui pass (lemparan). Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith. Aturan dasar tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
  2. Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
  3. Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
  4. Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
  5. Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa pendiskualifikasian pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
  6. Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
  7. Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
  8. Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
  9. Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
  10. Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk mendiskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
  11. Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
  12. Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit
  13. Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang.


Pada Agustus 1936, saat menghadiri Olimpiade Berlin 1936, ia dinamakan sebagai Presiden Kehormatan Federasi Bola Basket Internasional. Terlahir sebagai warga Kanada, ia menjadi warga negara Amerika Serikat pada 4 Mei 1925.

Naismith meninggal dunia 28 November 1939, kurang dari enam bulan setelah menikah untuk kedua kalinya.

Perkembangan

Permainan basket sudah sangat berkembang dan digemari sejak pertama kali diperkenalkan oleh James Naismith. Salah satu perkembangannya adalah diciptakannya gerakan slam dunk atau menombok, yaitu gerakan untuk memasukkan dan melesakan bola basket langsung ke dalam keranjang yang bisa dilakukan dengan gerakan akrobatik yang berkekuatan luar biasa.

Read Full...
 

Free Blog Templates

Powered By Blogger

Blog Tricks

Powered By Blogger

Easy Blog Tricks

Powered By Blogger
© Grunge Theme Copyright by migasnet11windi8009.blogspot.com | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks